Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 22 - 26 Oktober 2018

Ditulis oleh Satrio pada 21 October 2018 22:07


Forexindo - Dolar AS kehilangan momentum untuk bergerak lebih tinggi terhadap rival-rivalnya pada hari Jumat (19/10), dan kemudian berakhir melemah di penutupan perdangan sesi New York jelang akhir pekan. Pelemahan ini mengikis penguatan dua hari sebelumnya dimana Dolar mendapat dukungan dari ekspektasi kenaikan suku bunga
the Fed di bulan Desember tahun ini serta notulen FOMC yang bernada hawkish.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya ditutup melemah 0.36% ke level 95.38 pada hari Jumat. Kendati demikian, di sepanjang pekan (15 - 19 Oktober), indeks masih membukukan penguatan 0.56%.

Sementara itu, Poundsterling berada di bawah tekanan di sepanjang pekan, meski berhasil mengikis pelemahanya di akhir pekan. Lemahnya data inflasi dan Retail Sales Inggris berkontribusi membebani permintaan terhadap Sterling. Di sepanjang pekan, GBP/USD masih tercatat melemah 0.23% ke posisi 1.3081.

Di sisi yang lain, Euro juga berhasil mengikis pelemahannya di perdagangan Jumat di tengah berkurangnya momentum bullish USD. Mata uang Euro mencatatkan recovery 0.52% ke posisi 1.1514 terhadap Dolar di perdagangan Jumat. Di sepanjang pekan, EUR/USD berakhir dengan pelemahan 0.41%.

Euro dan Pound sama-sama mendapat dukungan pada hari Jumat setelah Bloomberg melaporkan bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May siap untuk menjatuhkan atau mendrop isu utama terkait perbatasan Irlandia, yang telah menghambat Uni Eropa dan Inggris untuk mencapai kesepakatan Brexit.

Untuk perdagangan pekan berikutnya, 22 - 26 Oktober, keputusan kebijakan moneter European Central Bank (ECB) dan Bank of Canada (BoC) akan menjadi fokus pasar. Termasuk GDP kuartal ketiga AS.

GDP AS diperkirakan mengalami perlambatan pertumbuhan di kuartal ketiga jika dibandingkan dengan kuartal kedua saat ekonomi tumbuh dalam laju yang tercepat dalam 4 tahun terakhir.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 22 Oktober
- Kanada merilis data Wholesale Sales

Selasa 23 Oktober
- Pidato Gubernur Bank of England (BoE)

Rabu 24 Oktober
- Zona Euro merilis data PMI sektor manufaktur dan jasa
- BoC mengumumkan suku bunga
- AS merilis data New Home Sales

Kamis 25 Oktober
- New Zealand melaporkan data Trade Balance
- Ifo Institute mempublikasi Business Climate Jerman
- ECB mengumumkan keputusan kebijakan moneter, disusul dengan konferensi pers Mario Draghi
- AS merilis data Durable Goods Orders, Jobless Claims dan Pending Home Sales

Jumat 26 Oktober
- AS melaporkan data estimasi GDP kuartal ketiga dan Consumer Sentiment
- Pidato Presiden ECB Mario Draghi di Brussels

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-october-22--26-1652621
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

Atlanta Fed: Perkiraan PDB AS Sekarang Untuk Q1-2019 Naik Menjadi 1,3%
(3 menit yang lalu)

AS: CB Consumer Confidence Index Turun Ke 124,1 Di Bulan Maret
(3 menit yang lalu)

Wall Street Dibuka Naik Tajam Didorong Oleh Selera Risiko Yang Kuat
(3 menit yang lalu)

EUR/USD Jatuh Ke Terendah Mingguan Di Dekat 1,1280
(8 menit yang lalu)

Penjualan Ritel (Tahunan) Meksiko: 0.9% (Januari) vs -1.3%
(18 menit yang lalu)

Indeks Manufaktur Richmond Fed Amerika Serikat Maret Meleset Dari Harapan 12
(18 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com