Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 1 - 5 Oktober 2018

Ditulis oleh Satrio pada 01 October 2018 00:30


Forexindo - Dolar AS berakhir menguat di perdagangan Jumat (28/09/2018) pekan lalu versus beberapa mata uang utama rival-rivalnya, menyusul pengumuman hasil meeting kebijakan moneter Federal Reserve atau statement FOMC yang memutuskan untuk menaikkan suku bunga (ketiga kalinya di tahun ini), dan rilis data GDP kuartal kedua AS yang mendukung ekspektasi terhadap rencana Federal Reserve menaikkan suku bunga (yang keempat) di bulan Desember 2018.

Sebelumnya banyak pengamat yang berpandangan bahwa Federal Reserve sedang mendekati akhir dari fase pengetatan kebijakan moneter. Namun ketua the Fed Jerome Powell mengklarifikasi hal itu dengan mengatakan bahwa tidak ada perubahan dalam kebijakan bank sentral, dan ekonomi berjalan dengan sangat baik.

Di sisi yang lain, Euro mendapat tekanan dari ketidakpastian politik Italia setelah negara itu secara resmi menargertkan defisit 2.4 persen dari GDP-nya yang dinilai melanggar ketentuan perundingan Brussels. Defisit tersebut hampir mendekati plafon 3 persen yang dipersyaratkan oleh aturan Uni Eropa. Jumlah itu lebih besar dari rencana sebelumnya yang sebesar 1.6 persen dan 1.9 persen dari GDP. Kisruh anggaran pemerintah Italia telah menghasilkan kemenangan bagi partai populis yang kemudian membebani permintaan terhadap Euro.

Sementara itu Poundsterling juga berada di bawah tekanan karena belum adanya terobosan baru dalam negosiasi Brexit pasca pidato PM Inggris Theresa May yang mengungkapkan kekecewaannya setelah proposalnya ditolak Uni Eropa tanpa
penawaran alternatif yang lain. May mengatakan bahwa pemerintahannya tengah mempersiapkan skenario untuk mengantisipasi kemungkinan "No deal" Brexit.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya, ditutup menguat 0.20% ke posisi 94.80 di perdagangan Jumat. Di sepanjang pekan (24 - 28 September) Indeks Dolar membukukan penguatan 1%.

Euro tercatat melemah 0.32% terhadap Dolar di perdagangan Jumat. Di sepanjang pekan, EUR/USD turun 1.20%.

Poundsterling juga mencatatkan pelemahan terhadap Dolar, turun 0.35% di akhir pekan. Di sepanjang pekan, GBP/USD turun 0.36%.

Untuk perdagangan pekan berikutnya (1 - 5 Oktober 2018), Jobs Data AS (NFP, Average Hourly Earnings, Unemployment Rate) menjadi fokus utama investor dan bisa menjadi katalis terhadap prospek rencana Federal Reserve menaikkan suku bunga di bulan Desember.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data-data/peristiwa fundamental yang diperkirakan dapat berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

- Manufacturing PMI Inggris, Senin 1 Oktober, pukul 15:30 WIB
Aktivitas bisnis di sektor manufaktur Inggris sejauh ini memang masih berekspansi (di atas indeks angka 50.0), namun mencatatkan pelemahannya sejak awal tahun setelah mencapai angka 58.2 di bulan November tahun lalu. Analis memperkirakan data ini kembali melemah ke indeks angka 52.6, setelah bulan Agustus membukukan angka 52.8

- ISM Manufacturing PMI AS, Senin 1 Oktober, pukul 21:00 WIB
Data ini tidak hanya mencerminkan aktivitas bisnis di sektor manufaktur AS, tapi juga bisa menjadi petunjuk terhadap data NFP, termasuk indikasi terhadap inflasi. Bulan Agustus data ini mencatatkan pertumbuhan yang melebihi perkiraan (61.3 vs 57.6). Untuk bulan September, analis memperkirakan pertumbuhan dengan angka 60.1.

- Pengumuman suku bunga Reserve Bank of Australia, Selasa 2 Oktober, pukul 11:30 WIB
RBA ini tidak mengubah tingkat suku bunga selama 2 tahun dan tampaknya demikian juga pada pengumuman kali ini mengingat bahwa bank sentral Australia tidak memberikan indikasi apapun yang mengarah pada kemungkinan itu. Ekonomi Australia sejauh ini masih cukup solid meskipun tidak berakselerasi.

- Pidato pimpinan the Fed Jerome Powell, Selasa 2 Oktober, pukul 23:45 WIB
Ini adalah penampilan publik ketiganya dalam seminggu. Meskipun tampaknya tidak ada kemungkinan bagi Powell untuk mengungkapkan sesuatu hal atau informasi yang baru, tapi kata-katanya seringkali mampu menggerakkan pasar.

- Services PMI Inggris, Rabu 3 Oktober, pukul 15:30 WIB
Aktivitas bisnis di sektor jasa Inggris adalah sektor yang terbesar. Di bulan Agustus data ini sedikit mengejutkan dengan angka 54.3, mencerminkan adanya pertumbuhan. Akan menarik untuk melihat apakah kekhawatiran atas Brexit akan dapat berdampak buruk pada hasil rilisnya. Untuk bulan September, analis memperkirakan ekspansi dengan angka 54.0.

- ADP Non-Farm Employment Change AS, Rabu 3 Oktober, pukul 19:15 WIB
Data ini mengecewakan pada bulan Agustus, dengan angka 163K, di bawah rata-rata. Namun kali ini analis memperkirakan adanya peningkatan tenaga kerja di sektor swasta pada bulan September, dengan angka 187K

- ISM Non-Manufacturing PMI AS, Rabu 3 Oktober, pukul 21:00 WIB
Di bulan Agustus, hasil survei ISM terhadap aktivitas bisnis di sektor non-manufaktur AS mencatatkan angka melebihi perkiraan dengan angka 58.5. Analis memperkirakan sektor ini berekspansi dengan angka 58.1 di bulan September, dan data ini juga bisa menjadi petunjuk atau indikasi terhadap hasil rilis data NFP.

- Laporan ketenagakerjaan AS, Jumat 5 Oktober, pukul 19:30 WIB
Dalam beberapa tahun terakhir, fokus terhadap laporan ketenagakerjaan AS telah bergeser dari NFP ke data upah (Average Hourly Earnings). Data upah pada bulan Agustus secara mengejutkan naik melebihi perkiraan (0.4% vs 0.2%). NFP juga naik melebihi perkiraan (201K vs 191K). Sementara tingkat pengangguran masih tetap di level yang terendah (di antara 4.1% hingga 3.8%). Kali ini, untuk periode September, analis memperkirakan kenaikan yang lebih rendah ketimbang data Agustus.

- Laporan ketenagakerjaan Kanada, Jumat 5 Oktober, pukul 19:30 WIB
Laporan ketenagakerjaan Kanada sangat mengecewakan dengan penurunan 51.6K pada periode Agustus, tapi ini terjadi setelah kenaikan 54.1K sebelumnya. Demikian pula dengan angka pengangguran yang naik menjadi 6.0%. Sehingga akan menjadi cukup menarik untuk dipantau, apakah kali ini dapat melihat angka yang lebih stabil.

Source: https://www.forexcrunch.com/category/forex-weekly-outlook/us-dollar-forecast/
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com