Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 27 - 31 Agustus 2018

Ditulis oleh Satrio pada 26 August 2018 22:24


Forexindo - Dolar AS berada di bawah tekanan pada hari Jumat (24/08/2018), setelah ketua the Fed Jerome Powell memberikan pidatonya dalam pertemuan tahunan para pimpinan dan pejabat bank sentral terkemuka di dunia yang diselenggarakan di Jackson Hole, Wyoming - AS.

Powell mengatakan bahwa ia mengharapkan kenaikan suku bunga lebih lanjut tapi juga menambahkan bahwa "Fed funds rate" semakin mendekati netral. Apabila suku bunga mencapai keseimbangan netral, maka the Fed tidak akan menstimulus atau mengetatkan kebijakan moneter, sehingga Federal Reserve dapat menghentikan kenaikan suku bunga.

Pidato Powell yang dianggap kurang hawkish tersebut disambut pasar untuk mendorong permintaan terhadap aset yang dianggap lebih berisiko ketimbang Dolar.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya tercatat melemah 0.49% ke posisi 95.08 pada hari Jumat (24/08).

Di sepanjang pekan (20 - 24 Agustus) Indeks Dolar turun 0.96%. Ini adalah pelemahan minggu kedua sejak awal Agustus.

Sebelumnya Dolar sempat menguat di tengah eskalasi perang tarif impor AS - China dan setelah notulen FOMC yang menggarisbawahi ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS di bulan September tahun ini.

Sementara itu, perundingan perdagangan pejabat tingkat rendah antara AS dan China, berakhir pada hari Kamis (23/08) tanpa adanya kesepkatan. Perundingan tersebut berakhir saat Washington kembali memberlakukan tarif impor baru atas produk China senilai $16 miliar, yang segera dibalas oleh Beijing dengan memberlakukan tarif impor terbaru atas produk AS dengan nilai yang sama.

Mengambil keuntungan dari melemahnya permintaan terhadap Dolar, Euro membukukan penguatan 0.72% ke posisi 1.1623. Di sepanjang pekan (20 - 24 Agustus) EUR/USD mencatatkan kenaikan yang cukup siginifkan, yakni sebesar 1.60%.

Sementara itu, ketidakpastian Brexit masih membayangi permintaan terhadap Pound Inggris, namun Sterling berhasil bertahan dengan penguatan 0.29% ke posisi 1.2849 versus Dolar AS pada hari Jumat (24/08), setelah sebelumnya (Kamis 23/08) merosot tajam 0.77%. Di sepanjang pekan (20 - 24 Agustus) GBP/USD mencatatkan kenaikan 0.80%.

Untuk perdagangan di pekan berikutnya (27 - 31 Agustus 2018), dengan kalender ekonomi yang tidak terlalu sibuk, investor akan tetap memantau perkembangan terbaru ketidakpastian politik AS yang membuat posisi Presiden Trump terancam setelah 2 mantan penasihatnya terjerat kasus hukum.

Data neraca perdagangan AS akan menjadi perhatian investor untuk mengukur sejauh mana dampak dari perang tarif impor antara AS - China.

Investor juga akan mengamati rilis data GDP AS kwartal kedua yang akan dirilis Rabu (29/08). Pertumbuhan GDP AS diperkirakan akan direvisi turun menjadi 4% dari perkiraan awal 4.1%, tetapi angka itu masih mewakili laju pertumbuhan tercepat dalam 4 tahun terakhir.

Sementara data inflasi (CPI) Jerman yang dirilis Kamis (30/08) dan data inflasi Zona Euro yang dirilis Jumat (31/08), juga akan diperhatikan oleh investor.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 27 Agustus
- Pasar finansial Inggris libur
- Ifo Institute melaporkan Business Climate Jerman

Selasa 28 Agustus
- AS merilis data Trade Balance dan Consumer Confidence

Rabu 29 Agustus
- AS merilis data revisi GDP kwartal kedua dan Pending Home Sales

Kamis 30 Agustus
- New Zealand melaporkan data Business Confidence
- Australia merilis data Private Capital Expenditure dan Building Approvals
- Jerman merilis data inflasi konsumen (CPI)
- Kanada melaporkan data GDP kwartal kedua
- AS mempublikasi data Core PCE Price Index, Personal Spending, Personal Income dan Jobless Claims

Jumat 31 Agustus
- China merilis data PMI manufaktur dan non-manufaktur
- Jerman melaporkan data Retail Sales
- Zona Euro merilis data inflasi konsumen (CPI)
- AS melaporkan data Chicago PMI dan Consumer Sentiment

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-august-27--31-1587133
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

EUR/USD Menggoda Tertinggi Harian Di Sekitar 1,1390
(5 menit yang lalu)

Indeks Harga Produsen (Tahunan) Jerman Desember Mencatat 2.7%, Meleset Dari Harapan 3.2%
(24 menit yang lalu)

USD/JPY Tetap Merah Di Dekat Terendah Sesi, Di Sekitar Pertengahan-109,00-an
(24 menit yang lalu)

Indeks Harga Produsen (Bulanan) Jerman Desember Meleset Dari Harapan -0.1%
(24 menit yang lalu)

EUR/USD: Agak Stabil - Commerzbank
(29 menit yang lalu)

EUR/USD: Agak Stabil - Commerzbank
(29 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com