Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 6 - 10 Agustus 2018

Ditulis oleh Satrio pada 05 August 2018 21:59


Forexindo - Dolar AS bergerak dalam range ketat di perdagangan Jumat (03/08/2018) pekan lalu dimana rilis data ISM dan laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan hasil beragam tak banyak berdampak mempengaruhi sentimen pasar.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya terpantau menguat tipis 0.03% ke posisi 95.03 pada hari Jumat (03/08) hingga menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan.

Di sepanjang pekan (30 Juli - 3 Agustus 2018), Indeks Dolar membukukan kenaikan 0.53%, didukung oleh statement FOMC (Kamis 02/08) yang menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dengan pasar tenaga kerja yang solid untuk menjaga rencana Federal Reserve menaikkan suku bunga sebanyak dua kali lagi di semester kedua tahun ini, yakni pada bulan September dan Desember 2018.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (03/08), bahwa data NFP (Non-farm Payroll) mencatatkan penambahan 157K tenaga kerja di bulan Juli 2018. Angka ini meleset dari perkiraan (191K) setelah bulan sebelumnya mencatatkan angka 213K.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa upah/pendapatan per jam (Average Hourly Earnings) mencatatkan kenaikan sesuai dengan perkiraan (0.3%), setelah bulan sebelumnya naik 0.2%.

Angka pengangguran (Unemployment Rate) AS juga sesuai dengan perkiraan di angka 3.9%. Bulan sebelumnya data ini menunjukkan angka 4.0%.

Laporan ISM yang juga dirilis Jumat (03/08) menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di sektor non-manufaktur AS masih berekspansi dengan indeks angka 55.7, tapi lebih rendah dari ekspektasi (58.6) dan data bulan sebelumnya (59.1).

Dolar terpantau melemah terhadap Yen Jepang, dengan USD/JPY yang ditutup lebih rendah 0.33% ke posisi 111.28 di perdagangan Jumat (03/08), menyusul kekhawatiran investor setelah adanya berita yang menyebutkan bahwa China berencana memberlakukan tarif impor atas produk AS senilai $60 miliar.

Berita itu menunjukkan makin memanasnya tensi hubungan dagang antara AS - China yang dikhawatirkan berdampak mempengaruhi pertumbuhan global. sehingga mata uang Yen memang secara tradisional lebih banyak dicari oleh investor atau masih dianggap sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik atau keuangan.

Sementara itu, mata uang Euro terpantau melemah terhadap Dolar AS di perdagangan Jumat (03/08), dengan EUR/USD yang ditutup lebih rendah 0.15% ke posisi 1.1568.

Pound Inggris juga melemah terhadap Dolar AS, dengan GBP/USD yang ditutup turun 0.12% ke level 1.3003 di perdagangan Jumat (03/08). Di sepanjang pekan (30 Juli - 3 Agustus 2018), GBP/USD turun 0.82% terhadap Dolar.

Faktor utama yang membebani Sterling pekan lalu adalah respon pasar terhadap konferensi pers BoE (Kamis 2 Agustus) setelah bank sentral Inggris menaikkan suku bunga menjadi 0.75 persen, sesuai ekspektasi. Gubernur BoE Mark Carney memperingatkan risiko kondisi yang "tidak nyaman" jika Inggris keluar dari blok Uni Eropa tanpa adanya kesepakatan.

Untuk pekan berikutnya (6 - 10 Agustus 2018), data inflasi AS, inflasi China dan GDP Inggris, akan menjadi fokus market. Selain itu, publikasi kebijakan moneter RBA dan RBNZ juga akan menjadi perhatian investor.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 6 Agustus
- Libur pasar finansial Australia dan Kanada

Selasa 7 Agustus
- Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan suku bunga
- Inggris merilis data Halifax HPI
- AS merilis data Mortgage Delinquencies

Rabu 8 Agustus
- New Zealand melaporkan data Inflation Expectations
- China merilis data Trade Balance

Kamis 9 Agustus
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempublikasi kebijakan moneter
- China merilis data inflasi (CPI)
- AS merilis data inflasi (PPI)

Jumat 10 Agustus
- Jepang merilis data estimasi GDP kwartal kedua
- Inggris merilis data GDP, Manufacturing Production, dan Goods Trade Balance
- Kanada melaporkan data Employment Change dan Unemployment Rate
- AS merilis data inflasi (CPI)

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-august-6--9-1560581
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com