Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 9 - 13 Juli 2018

Ditulis oleh Satrio pada 09 July 2018 02:08


Forexindo - Dolar berada di bawah tekanan terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya di perdagangan Jumat (06/7) menyusul laporan ketenagakerjaan AS yang memposting hasil beragam, dengan data NFP yang mencatatkan angka positif melebihi perkiraan, tapi data upah dan angka pengangguran menunjukkan angka yang mengecewakan.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (06/7) bahwa Nonfarm Payroll meningkat sebanyak 213K tenaga kerja di bulan Juni 2018, lebih tinggi dari perkiraan (195K), setelah bulan sebelumnya mencatatkan angka 223K.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa upah rata-rata per jam (Average Hourly Earnings) di bulan Juni meningkat 0.2%, lebih rendah dari perkiraan untuk kenaikan 0.3%. Sementara angka pengangguran (Unemployment Rate) naik 4.0%, melebihi perkiraan (3.8%).

Melambatnya pertumbuhan data upah telah sedikit mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebanyak 4 kali di tahun ini, atau hanya menjadi 3 kali kenaikan saja.

Dolar juga mendapat tekanan setelah dua raksasa ekonomi dunia, AS dan China, menerapkan tarif impor satu sama lain. Investor mengkhawatirkan bahwa perang tarif tersebut bisa berkembang menjadi perang dagang berskala luas dan akan berdampak negatif bagi pertumbuhan global.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya, melemah 0.39% di posisi 93.76 hingga menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan. Di sepanjang pekan (2 - 6 Juli 2018) Indeks Dolar terdepresiasi atau mengalami penurunan 0.61%.

Di sisi yang lain, Euro memperpanjang rebound-nya terhadap Dolar dengan kenaikan 0.47% di posisi 1.1744 di perdagangan Jumat (06/7). Di sepanjang pekan (2 - 6 Juli 2018) Euro sukses mempertahankan bullish dengan penguatan 0.53%.

Sterling juga mencatatkan penguatan terhadap Dolar di perdagangan Jumat (06/7) dengan kenaikan 0.48% di posisi 1.3287. Di sepanjang pekan (2 - 6 Juli 2018) GBP/USD membukukan kenaikan 0.57%. Menguatnya Sterling didukung oleh rilis beberapa data PMI di sektor manufaktur, konstruksi dan jasa, yang menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis dan menumbuhkan ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) kemungkinan akan menaikkan suku bunga di bulan Agustus tahun ini.

Untuk pekan berikutnya (9 - 13 Juli 2018), data inflasi AS akan ditunggu dan dimonitor secara ketat oleh pasar. Pertemuan kebijakan moneter Bank of Canada (BoC) dan laporan pertumbuhan ekonomi Inggris juga akan menjadi fokus market.

Sementara itu, perkembangan terbaru dari perang tarif impor antara AS dan China, juga akan tetap diawasi investor.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 9 Juli
- Pidato Gubernur Bank of Japan (BoJ), Haruhiko Kuroda
- Pidato Gubernur BoE, Mark Carney
- Testimoni Presiden ECB, Mario Draghi, di hadapan parlemen Uni Eropa

Selasa 10 Juli
- Australia merilis data Business Confidence
- China melaporkan data CPI
- Inggris merilis data GDP, Manufakturing Production dan Goods Trade Balance
- ZEW Institute melaporkan Economic Sentiment Jerman
- Kanada merilis data Building Permits

Rabu 11 Juli
- Pidato Presiden ECB Mario Draghi di Frankfurt
- AS merilis data inflasi produsen (PPI)
- Bank of Canada (BoC) mengumumkan suku bunga
- Pidato Gubernur BoE, Mark Carney
- Pidato Presiden Fed New York, John Williams

Kamis 12 Juli
- ECB merilis notulen meeting kebijakan moneter
- Kanada melaporkan data NHPI
- AS merilis data inflasi konsumen (CPI) dan Jobless Claims

Jumat 13 Juli
- China merilis data Trade Balance
- AS mempublikasi data Consumer Sentiment

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-july-9--13-1521068
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

Teknikal Intraday GBP/USD 18 Desember 2018: Masih berisiko bullish - OctaFX
(22 menit yang lalu)

Teknikal Intraday GBP/USD 18 Desember 2018: Masih berisiko bullish - OctaFX
(22 menit yang lalu)

Teknikal Intraday USD/JPY 18 Desember 2018: Awasi level 112.55 - OctaFX
(44 menit yang lalu)

Teknikal Intraday USD/JPY 18 Desember 2018: Awasi level 112.55 - OctaFX
(44 menit yang lalu)

Dolar Masih Tertekan Setelah Data Perumahan AS
(59 menit yang lalu)

Dolar Masih Tertekan Setelah Data Perumahan AS
(59 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com