Advertisement

Emas Tetap Lemah Di Bawah $1300 Jelang FOMC

Ditulis oleh Newswriter3 pada 13 June 2018 19:20


Forexindo -

Emas membalik sebagian besar penurunan awal ke terendah satu minggu dan sekarang mencoba untuk stabil di dekat wilayah $1294.



Terhadap latar belakang memudarnya permintaan safe-haven, kenaikan sederhana dalam permintaan Dolar AS terus mengerahkan tekanan ke bawah untuk sesi kedua berturut-turut hari ini dan menyeret komoditas denominasi dolar ke terendah intraday dekat area $1292.



Namun, penurunan mendadak dalam yield obligasi Treasury AS sejak awal sesi Eropa memperpanjang beberapa dukungan untuk logam kuning non-yielding dan membantu membatasi penurunan yang lebih dalam, setidaknya untuk saat ini.



Melihat gambaran yang lebih luas, komoditas telah berosilasi dalam band familiar selama empat minggu terakhir atau lebih karena para investor nampaknya menunggu petunjuk tentang jalur suku bunga, tiga atau empat kenaikan di 2018, sebelum memposisikan diri untuk leg arah berikutnya.



Oleh karena itu, keputusan FOMC yang sangat diantisipasi dan proyeksi ekonomi terbaru yang menyertainya dini hari nanti akan memainkan peran kunci dalam menyediakan momentum yang dibutuhkan dan membantu logam untuk akhirnya menembus kisaran perdagangan yang menyempit.



Level-level teknis yang diamati



Pelemahan berikutnya kemungkinan akan menemukan support dekat kawasan $1287-86 sebelum komoditas tersebut akhirnya turun untuk menguji ulang terendah tahun, dekat level $1282 yang ditetapkan pada 21 Mei. Untuk sisi atas, $1300 mungkin terus bertindak sebagai resisten langsung, di atasnya pemulihan bisa diperpanjang kembali ke SMA 200-hari yang sangat penting.




Source: #20186Emas-Tetap-Lemah-Di-Bawah-1300-Jelang-FOMC
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com