Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 11 - 15 Juni 2018

Ditulis oleh Satrio pada 10 June 2018 18:58


Forexindo - Dolar AS ditutup lebih tinggi terhadap major currencies rival-rivalnya di perdagangan Jumat (8 Juni), sementara safe-haven Yen juga terapresiasi menyusul kewaspadaan investor menjelang KTT G7 di Kanada setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan bernegosiasi atas praktik perdagangan yang tidak adil Kanada dan Uni Eropa.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya naik ke level 93.83 sebelum pullback ke 93.54 menjelang penutupan perdagangan Jumat 8 Juni.

Di sepanjang pekan (4 - 8 Juni 2018), Indeks Dolar mengalami penurunan 0.67%. Ini adalah pelemahan mingguan terbesar sejak bulan Maret 2018.

Sementara itu, Euro melemah terhadap Dolar di perdagangan Jumat 8 Juni, dengan EUR/USD yang mencatat penurunan 0.25% di posisi 1.1769 dari level tertinggi 3 pekan di 1.1839.

Di sepanjang pekan, Euro terapresiasi 0.92% terhadap Dolar menyusul statement hawkish pejabat ECB yang menumbuhkan ekspektasi bahwa ECB akan segera mengurangi besaran program stimulusnya.

Untuk pekan berikutnya, pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dan European Central Bank akan mendominasi perhatian investor, dimana the Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga yang menjadi kenaikan yang kedua di tahun ini.

Dengan kenaikan suku bunga the Fed yang sudah diperkirakan oleh investor, maka pasar akan memfokuskan perhatian pada petunjuk atau indikasi lebih lanjut terhadap prospek kenaikan suku bunga berikutnya di tahun ini.

Di sisi yang lain, ECB diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga, sehingga investor akan mencari petunjuk terkait dengan rencana untuk mengurangi besaran program pelonggaran kuantitatif atau program stimulus pembelian obligasi.

Pertemuan tingkat tinggi antara AS - Korea Utara di Singapura juga akan menjadi perhatian market, bersamaan dengan kekhawatiran atas ketegangan perdagangan setelah Donald Trump mengatakan AS tidak akan mendukung komunike akhis yang dirilis pada akhir pertemuan KTT G7 di akhir pekan depan.

Komunike tersebut mengatakan bahwa para pemimpin G7 menyetujui perdagangan bebas, adil dan saling menguntungkan, dan pentingnya memerangi proteksionisme.

Data inflasi AS, penjualan ritel dan produksi industri, juga akan disimak oleh investor. Selain itu, Inggris juga akan merilis laporan ketenagakerjaan dan pertumbuhan upah, inflasi dan penjualan ritel. Sementara PM Inggris Theresa May akan menghadapi pemungutan suara parlemen yang dapat menentang kebijakan Brexit pada hari Selasa pekan depan.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 11 Juni
- Inggris merilis data Manufacturing Production

Selasa 12 Juni
- Australia melaporkan data Business Confidence
- Inggris mempublikasi laporan ketenagakerjaan
- ZEW Institute melaporkan Economic Sentiment Jerman
- AS merilis data inflasi konsumen (CPI)

Rabu 13 Juni
- Inggris merilis data inflasi (CPI dan PPI)
- AS melaporkan data inflasi produsen (PPI)

Kamis 14 Juni
- FOMC (dini hari pukul 01:00 WIB) dan press conference
- Australia mempublikasi laporan ketenagakerjaan
- China merilis data Fixed Asset Investment dan Industrial Production
- Inggris melaporkan data Retail Sales
- ECB mengumumkan suku bunga, dilanjutkan dengan press conference
- AS melaporkan data Retail Sales dan Jobless Claims

Jumat 15 Juni
- Bank of Japan (BOJ) mengumumkan kebijakan moneter, dilanjutkan dengan press conference
- Zona Euro mempublikasi data (final) CPI
- Kanada melaporkan data Foreign Securities Purchase dan Manufacturing Sales
- AS merilis data Empire State Manufacturing Index, Capacity Utilization Rate, Industrial Production dan Consumer Sentiment

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-june-11--15-1487067
comments powered by Disqus
Advertisement

Advertisement

Berita Forex Terbaru

WTI Perpanjang Sell-Off Ke $66 Jelang Data EIA
(19 menit yang lalu)

Inggris: Data Inflasi Lunak – TDS
(39 menit yang lalu)

HKMA Beli Tambahan USD 300 Juta Dalam HKD Untuk Pertahankan Patokan Mata Uang
(44 menit yang lalu)

Belum Terlihat Akhir Dari Fase Bearish AUD/USD - UOB
(44 menit yang lalu)

Analisa Teknis EUR/USD: Stop Berikutnya Dalam Downtrend Di 1,1188
(59 menit yang lalu)

USD/TRY Berjuang Untuk Perpanjang Pemantulan Di Luar 6,00
(59 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com