Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 30 April - 4 Mei 2018

Ditulis oleh Satrio pada 29 April 2018 23:30


Forexindo - Dolar AS sedikit melemah terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya di perdagangan Jumat (27 April) setelah dalam 2 pekan terakhir membukukan reli yang didukung oleh naiknya imbal hasil obligasi AS dan bertumbuhnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih dari 3 kali di tahun ini.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya tercatat melemah 0.09% di level 91.31 di akhir pekan. Namun di sepanjang pekan (23 - 27 April), Indeks Dolar terapresiasi 1.37%. Ini adalah kenaikan yang tertinggi sejak awal Februari.

EUR/USD tercatat terkoreksi naik 0.22% di Jumat (27/4) setelah sempat merosot ke 1.2056 yang menjadi level terendahnya sejak 12 Januari. Di sepanjang pekan EUR/USD turun 1.28%.

GBP/USD turun ke level terendah 2 bulan di perdagangan Jumat (27/4) dengan penurunan 0.99%. Di sepanjang pekan pair ini merosot 1.60%.

Sementara itu, USD/JPY terkoreksi turun 0.23% di perdagangan Jumat (27/4) setelah naik menyentuh 109.54 yang menjadi level tertingginya sejak 8 Februari. Di sepanjang pekan USD/JPY tercatat naik 1.28%.

Dolar mendapat dukungan pekan lalu setelah naiknya imbal hasil atau yield obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun yang berhasil menembus angka 3% untuk pertamakalinya sejak 2014. Naiknya yield tersebut adalah indikasi optimisme investor terhadap outlook ekonomi AS.

Untuk pekan depan, perhatian investor akan tertuju pada kebijakan moneter Federal Reserve (statement FOMC) dan laporan ketenagakerjaan AS (Average Hourly Earnings, NFP dan Unemployment Change).

The Fed diperkirakan tetap akan menjaga tingkat suku bunga setelah kenaikan Maret, tapi pernyataan bank sentral akan disimak secara ketat terkait dengan rencana pengetatan moneter sebanyak 4 kali i tahun ini.

Dari Zona Euro, estimasi GDP kwartal pertama 2018 dan data inflasi bulan April, juga akan menjadi perhatian investor. Termasuk beberapa data dari Inggris, yakni data PMI di sektor manufaktur, konstruksi dan jasa.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 30 April
- Hari libur untuk pasar finansial Shanghai dan Jepang
- China mempublikasi data PMI manufaktur dan jasa
- Jerman merilis data inflasi dan Retail Sales
- AS melaporkan data Core PCE Price Index, Personal Income & Spending dan Chicago PMI

Selasa 1 Mei
- Hari libur untuk pasar finansial China, Jerman, Italia dan Perancis
- Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan suku bunga
- Inggris merilis data PMI di sektor manufaktur
- Kanada melaporkan data GDP bulanan
- AS merilis laporan ISM Manufacturing PMI

Rabu 2 Mei
- New Zealand mempublikasi employment report kwartal pertama 2018
- China merilis laporan Caixin Manufacturing PMI
- Inggris melaporkan data PMI di sektor konstruksi
- Zona Euro mempublikasi data GDP kwartal pertama 2018
- AS merilis laporan ADP Nonfarm Employment Change

Kamis 3 Mei
- Statement FOMC dan pengumuman suku bunga
- Australia melaporkan data Trade Balance
- Inggris merilis data PMI di sektor jasa
- Zona Euro merilis data inflasi (CPI)
- Kanada melaporkan data Trade Balance
- AS mempublikasi laporan ISM Non-manufacturing PMI

Jumat 4 Mei
- Hari libur untuk pasar finansial Jepang
- RBA memberikan statement kebijakan moneter
- China merilis laporan Caixin Services PMI
- AS mempublikasi data ketenagakerjaan (Average Hourly Earnings, NFP an Unemployment Rate)

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-april-30--may-4-1420356
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com