Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 9 - 13 April 2018

Ditulis oleh Satrio pada 08 April 2018 23:13


Forexindo - Dolar AS lengser terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya di perdagangan Jumat (6 April) menyusul kekhawatiran baru investor atas potensi meluasnya perang dagang antara AS dan China.

Greenback juga mendapat tekanan dari Jobs Data AS yang menunjukkan angka bervariasi, dimana data NFP dan angka pengangguran meleset dari ekspektasi, sementara tingkat upah rata-rata per jam mencatat peningkatan sesuai dengan perkiraan.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya turun 0.33% ke level 89.82 di akhir pekan.

Kecemasan investor atas perang dagang AS - China kembali merebak setelah China mengatakan bahwa negara itu terpaksa akan membalas lagi dengan ukuran yang sama, apabila Presiden Trump melaksanakan ancamannya untuk memberlakukan tambahan bea impor senilai $100 milyar terhadap barang-barang China.

Situasi ini memicu kekhawatiran investor bahwa kebijakan proteksionis dalam perang dagang skala besar akan berpotensi memberikan dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi global dan AS.

Dolar makin tertekan setelah laporan ketenagakerjaan AS untuk periode Maret 2018 yang menunjukkan melesetnya data NFP (aktual: 103K, perkiraan: 188K) dan angka pengangguran (naik 0.1% dari perkiraan, menjadi 4.1%). Sementara data upah membukukan kenaikan 0.3% sejalan dengan perkiraan.

Dolar tercatat melemah terhadap Yen Jepang, dengan USD/JPY yang turun 0.42% ke 106.93 di akhir pekan, menyusul menguatnya Yen dimana secara tradisional mata uang Jepang tersebut masih dianggap sebagai aset safe-haven apabila investor berhadapan dengan ketidakpastian politik dan ekonomi global.

Di sisi yang lain, EUR/USD naik 0.33% ke 1.2261 dan GBP/USD naik 0.61% ke 1.4087 di akhir pekan.

Pound Inggris memang cenderung menguat belakangan ini setelah didukung oleh berita bahwa Inggris bulan lalu menyetujui persyaratan dengan Uni Eropa untuk kesepakatan transisi Brexit. Selain itu ada indikasi bahwa Bank of England (BoE) akan menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Untuk pekan berikutnya, investor akan memperhatikan data industrial dan manufaktur Inggris. Publikasi notulen meeting ECB juga akan menjai perhatian market. Termasuk rilis notulen FOMC dimana investor akan mencari petunjuk terbaru terkait laju pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirkan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 9 April
- Inggris merilis data Halifax HPI
- Bank of Canada (BoC) mempublikasi laporan Business Outlook Survey

Selasa 10 April
- Australia mempublikasi laporan Business Confidence
- Kanada merilis data Building Permits
- AS melaporkan data inflasi (PPI)

Rabu 11 April
- China merilis data inflasi (CPI dan PPI)
- Inggris merilis data Manufacturing Production dan Goods Trade Balance
- Pidato Presiden ECB, Mario Draghi
- AS melaporkan data inflasi (CPI)

Kamis 12 April
- FOMC statement (pukul 01:00 WIB dini hari)
- Pidato Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda
- ECB merilis notulen meeting
- Kanada melaporkan data NHPI
- AS merilis data Jobless Claims dan Import Prices

Jumat 13 April
- Pidato Gubernur BOE, Mark Carney
- China merilis data Trade Balance
- AS merilis data Consumer Sentiment dan JOLTS Job Openings

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-april-9--13-1383737
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

CAC 40 FUT: Kewaspadaan Tetap Ada - Natixis
(26 detik yang lalu)

USD/JPY: Di Bawah Tekanan? - Commerzbank
(5 menit yang lalu)

Analisa Teknis AUD/USD: Mencoba Membentuk Basis Dekat SMA 100-Jam, Sisi Atas Tampak Terbatas
(10 menit yang lalu)

Pratinjau FOMC Desember: Infleksi Dimulai - TDS
(10 menit yang lalu)

Analisa Teknikal EUR/JPY: Tahapkan Rebound Bagus Dari Support Kisaran Perdagangan 1 Bulan
(25 menit yang lalu)

Ekspektasi Ekspor Ifo Turun
(30 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com