Advertisement

Data Inflasi AS Sesuai Perkiraan, Indeks Dolar Tertekan

Ditulis oleh Satrio pada 13 March 2018 20:50


Forexindo - Dolar berada dalam tekanan di awal perdagangan sesi New York hari ini menyusul rilis data inflasi AS periode Februari yang membukukan angka sejalan dengan ekspektasi. Data tersebut mengecewakan market yang mengharapkan pertumbuhan inflasi melebihi perkiraan untuk mendukung prospek laju kenaikan suku bunga the Fed yang lebih cepat di tahun ini.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa major curencies rival-rivalnya sementara ini terpantau melemah 0.12% di level 89.78 pada pukul 20:35 WIB, Selasa 13 Maret.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan hari ini bahwa data Consumer Price Index di bulan Februari mencatat pertumbuhan 0.2% sesuai dengan perkiraan, tapi kurang dari data bulan sebelumnya yang menunjukkan angka 0.5%.

Data inflasi inti atau Core CPI juga mencatatkan angka sesuai dengan perkiraan (0.2%). Data ini bulan sebelumnya menunjukkan angka 0.3%.

Tidak adanya kejutan dari data inflasi AS tersebut menurunkan ekspektasi bahwa the Fed dapat menaikkan suku bunga sebanyak lebih dari tiga kali di tahun ini. Ditambah lagi dengan laporan ketenagakerjaan AS pekan lalu yang menunjukkan lambannya pertumbuhan tingkat upah di AS.

Adanya laporan yang menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah memecat Sekretaris Negara, Rex Tillerson, menambah kekhawatiran investor terhadap ketidakstabilan politik di Washington, yang turut berkontribusi menekan permintaan terhadap Dolar.

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--dollar-slips-to-days-lows-after-us-inflation-data-1338883
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com