Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 12 - 16 Maret 2018

Ditulis oleh Satrio pada 11 March 2018 19:52


Forexindo - Dolar AS melemah terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya di akhir pekan, setelah laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan bahwa NFP meningkat melebihi perkiraan tapi dengan pertumbuhan upah yang masih tetap lamban. Pertumbuhan upah yang mengecewakan ini tampaknya memupus ekspektasi terhadap laju kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan Greenback terhadap beberapa mata uang utama lainnya, turun 0.11% di level 90.06 pada hari Jumat 9 Maret. Di sepanjang pekan (5 - 9 Maret) Indeks Dolar masih mencatatkan apresiasi 0.17%.

Data NFP menunjukkan bahwa ekonomi AS telah menambahkan 313K pekerjaan di bulan Februari, jauh di atas perkiraan (205K). Ini adalah kenaikan bulanan tertinggi 1-1/2 tahun.

Namun demikian, data NFP tidak diimbangi dengan pertumbuhan upah, dimana Average Hourly Earnings (upah rata-rata per jam) hanya mencatatkan angka 0.1%, lebih rendah dari perkiraan (0.2%) dan data bulan sebelumnya (0.3%).

Angka pengangguran AS juga mengecewakan. Unemployment Rate menunjukkan angka 4.1%, lebih tinggi 0.1% dari perkiraan (4.0%).

Lambannya pertumbuhan upah ini mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga sebanyak empat kali oleh Federal Reserve tahun ini, sehingga dapat berakibat negatif untuk dolar yang semula diperkirakan lebih menarik bagi para investor untuk mengejar keuntungan dari prospek kenaikan suku bunga.

Dolar beringsut turun lebih rendah di awal pekan kemarin di tengah kekhawatiran terhadap potensi perang dagang global, menyusul keputusan Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif impor baja dan aluminium.

Greenback kembali menguat pada hari-hari berikutnya setelah Gedung Putih mengatakan bahwa mitra dagang utama AS, yakni Kanada dan Meksiko, akan dibebaskan dari penerapan tarif tersebut.

Sementara itu EUR/USD relatif cukup stabil di akhir pekan, hanya melemah tipis 0.02%. Di sepanjang pekan (5 - 9 Maret) tercatat turun sekitar 0.08%.

Euro merosot cukup tajam terhadap Dolar di hari Kamis (8 Maret), setelah Presiden European Central Bank (ECB) tampaknya tidak menganggap penting untuk menurunkan bias pelonggaran moneter dari pengumuman suku bunga.

Draghi juga memperingatkan bahwa meningkatnya proteksionisme adalah ancaman bagi prospek pertumbuhan di kawasan mata uang tungga euro.

Performance Sterling terpantau lebih baik ketimbang Euro. GBP/USD membukukan kenaikan 0.27% di akhir pekan (Jumat 9 maret), didukung oleh data Manufacturing Production Inggris yang menunjukkan kenaikan melebihi perkiraan. Di sepanjang pekan, Sterling tercatat lebih tinggi 0.31% terhadap Greenback.

Pekan berikutnya, data inflasi AS akan menjadi fokus investor untuk mengukur sejauh mana data ini akan mempengaruhi prospek pengetatan moneter dalam beberapa bulan mendatang. Data Retail Sales AS dan data inflasi Zona Euro juga akan diawasi secara ketat.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 12 Maret
- Jepang mempublikasi data BSI Manufacturing Index dan Machine Tool Orders

Selasa 13 Maret
- Australia merilis laporan NAB Business Confidence
- Inggris mempublikasi Annual Budget Release
- AS melaporkan data inflasi (CPI)
- Pidato Gubernur Bank of Canada (BoC), Stephen Poloz

Rabu 14 Maret
- China mempublikasi data Industrial Production dan Fixed Asset Investment
- Pidato Presiden ECB, Mario Draghi
- AS merilis data PPI dan Retail Sales

Kamis 15 Maret
- New Zealand melaporkan data GDP kwartal keempat 2017
- Swiss National Bank (SNB) mengumumkan kebijakan moneter dan suku bunga
- AS merilis data Empire State Manufacturing Index, Import Prices, Philly Fed Manufacturing Index dan Jobless Claims

Jumat 16 Maret
- Zona Euro merilis data inflasi (CPI)
- Kanada mempublikasi data Foreign Securities Purchaes dan Manufacturing Sales
- AS melaporkan data Building Permits, Housing Starts, Capacity Utilization Rate, Industrial Production dan Consumer Sentiment

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-march-12--16-1335606
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com