Advertisement

Mata Uang Asia Menguat, Rupiah Naik 17 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 24 January 2018 20:06


Forexindo - Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (24/1/2018), seiring dengan penguatan kurs di Asia.

Rupiah ditutup menguat 0,13% atau 17 poin di Rp13.314 per dolar AS. Pagi tadi, mata uang garuda dibuka dengan penguatan 0,02% atau 2 poin di posisi Rp13.332, setelah pada perdagangan Selasa (23/1) berakhir menguat 0,14% atau 19 poin di posisi 13.331.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.309 - Rp13.334 per dolar AS.

Sementara itu, seluruh mata uang lainnya di Asia terpantau menguat, dipimpin oleh yen Jepang yang naik 0,65%, disusul peso Filipina yang naik 0,58% dan baht Thailand yang menguat 0-,53%.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau melemah 0,49% atau 0,446 poin ke level 89,678 pada pukul 16.45 WIB.

Dilansir Reuters, dolar melemah terhadap yen akibat tertekan meningkatnya kekhawatiran bahwa keuntungan imbal hasil mata uang AS akan mulai terkikis saat bank-bank sentral utama di dunia mengambil langkah mengurangi stimulus masif mereka.

Yen telah menguat dalam beberapa pekan terakhit, setelah Bank of Japan (BOJ) mengurangi pembelian obligasi pemerintah dalam operasi pasar awal bulan ini, sehingga memicu spekulasi bahwa bank sentral Jepang tersebut akan mencabut stimulus moneternya.

Menurut para analis, spekulasi semacam itu memberi angin segar bagi yen, bahkan setelah Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pada Selasa (23/1) menekan pentingnya untuk melanjutkan pelonggaran moneter.

Source: http://market.bisnis.com/read/20180124/93/730042/rupiah-ditutup-menguat-17-poin-ikuti-tren-penguatan-di-asia
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com