Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 27 November - 1 Desember 2017

Ditulis oleh Satrio pada 26 November 2017 23:02


Forexindo - Dolar AS melemah terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya, jatuh ke level terendah sejak pertengah Oktober bulan lalu menyusul menguatnya Euro yang didukung oleh data Zona Euro yang menunjukkan pertumbuhan solid, dimana kekhawatiran market terhadap inflasi AS pasca notulen FOMC (Kamis 23 November) masih berlanjut menekan permintaan terhadap Dolar.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya mengalami penurunan 0.34% di level 92.72 hingga menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan. Di sepanjang pekan (20-24 November), Indeks Dolar melemah 0.93%. Ini adalah penurunan dalam 3 pekan berturut-turut.

Dolar berada di posisi yang rentan setelah rilis notulen FOMC yang menunjukkan bahwa sebagian kecil pejabat penentu kebijakan moneter masih mempersoalkan rendahnya inflasi yang berada di bawah target 2% yang mungkin akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

Notulen tersebut mengindikasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan Desember tahun ini, namun pernyataan ketua the Fed Janet Yellen di awal pekan (sebelum FOMC) tampaknya ikut mempengaruhi sentimen bahwa Yellen tidak dapat memberikan kepastian pada outlook inflasi, sehingga mengurangi ekspektasi market terhadap rencana kenaikan suku bunga di tahun 2018.

Di sisi yang lain, Euro melanjutkan reli terhadap Dolar di akhir pekan, setelah rilis data Business Confidence Jerman yang mencetak rekor tertinggi di bulan November, yang kemudian mendorong optimisme investor terhadap kekuatan recovery ekonomi di kawasan Uni Eropa.

Data tersebut Data tersebut muncul satu hari setelah data resmi yang menunjukkan pertumbuhan ekspor dan peningkatan investasi bisnis yang merupakan pendorong utama pertumbuhan Zona Euro pada kuartal ketiga, yang mengindikasikan bahwa kenaikan yang kuat akan berlanjut hingga tahun depan.

Hal ini mengimbangi kekhawatiran atas ketidakpastian politik di Jerman, setelah Kanselir Angela Merkel gagal membentuk koalisi minoritas setelah pemilu yang membuat partai-partai koalisinya kehilangan banyak kursi di parlemen.

EUR/USD membukukan kenaikan 0.68% di level 1.1932 pada hari Jumat 24 November. Ini adalah level tertinggi sejak 22 September yang lalu. Di sepanjang pekan, pasangan mata uang ini naik 1.14%.

Pekan berikutnya, data GDP kwartal ke-3 AS dan inflasi tahunan Zona Euro akan menjadi perhatian investor, termasuk perkembangan terbaru RUU pajak AS yang menurut Bloomberg akan dilakukan voting di Senat AS pada hari Kamis (30 November).

Berikut di bawha ini adalah kompilasi data-data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen market:

Senin 27 November
- AS merilis data New Home Sales
- Pidato Presiden Fed New York, William Dudley

Selasa 28 November
- Bank of England (BoE) mempublikasi Financial Stability Report
- Kanada melaporkan Raw Materials Price Index (RMPI)
- AS merilis data Consumer Confidence
- Pidato Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker
- Pidato Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz

Rabu 29 November
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempublikasi Financial Stability Report
- Jerman melaporkan data inflasi
- Inggris merilis data Net Lending to Individuals
- AS merilis data GDP kwartal ke-3
- Pidato Presiden Fed New York William Dudley
- Testimoni ketua the Fed Janet Yellen di hadapan kongres AS
- AS merilis data Pending Home Sales

Kamis 30 November
- New Zealand merilis data Business Confidence
- Australia mempublikasi Private Capital Expenditure dan Building Approvals
- China merilis data PMI Manufaktur dan Non manufaktur
- Zona Euro melaporkan data inflasi
- AS mempublikasi data Jobless Claims, Core PCE Price Index, Personal Spending, Personal Income dan Chicago PMI

Jumat 1 Desember
- China melaporkan data Caixin Manufacturing PMI
- Inggris merilis data Manufacturing PMI
- Kanada mempublikasi Employment Report dan GDP bulanan
- Pidato Presiden Fed Dallas Robert Kaplan dan Preside Fed Philadelphia Patric Harker
- AS merilis laporan ISM Manufacturing PMI

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-november-27--december-1-912275
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2017 Forexindo.com