Advertisement

Outlook Mingguan & Data Fundamental 20 - 24 November 2017

Ditulis oleh Satrio pada 19 November 2017 23:53


Forexindo - Dolar AS melemah terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya pada hari Jumat 17 November dimana investor tetap skeptis terhadap proposal reformasi pajak AS yang diusung oleh Presiden Trump karena meskipun DPR AS telah menyetujuinya lewat mekanisme voting, namun proposal tersebut masih harus melalui persetujuan Senat AS.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya mencatat penurunan 0.25% di akhir pekan, berakhir di kisaran level 93.61. Di sepanjang pekan (13 - 17 November) Indeks Dolar melemah 0.74% yang menjadi penurunan mingguan keduanya.

Dolar AS juga terbebani oleh adanya laporan yang menyebutkan adanya dugaan campur tangan Rusia terhadap pemilu presiden 2016 di AS dengan keluarnya surat perintah pengadilan untuk menyita semua dokumen yang berkaitan kampanye Presiden Trump.

Melemahnya permintaan terhadap Dolar mengakibatkan USD/JPY anjlok hampir 0.90% di akhir pekan, setelah harga ditutup di level 112.09.

Euro terangkat naik terhadap Dolar, naik 0.18% di kisaran 1.1791. Sementara Sterling berada dalam tekanan setelah GBP/USD mundur dari level tertinggi 2-1/2 pekan setelah Uni Eropa mengulangi atau memperingatkan deadline di awal Desember kepada PM Inggris Theresa May agar Inggris menegosiasikan Brexit divorce bill (uang pisah Brexit).

Pada pekan berikutnya, pengumuman notulen FOMC akan menjadi perhatian market, termasuk data AS Durable Goods Order.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 20 November
- Pidato Presiden ECB Mario Draghi, testimoni ekonomi dan kebijakan moneter di Parlemen Eropa, Brussels

Selasa 21 November
- Reserve Bank of Australia mengumumkan notulen meeting kebijakan moneter
- Inggris mempublikasi data Public Sector Net Borrowing
- Bank of England memberikan statement Inflation Report Hearings di hadapan parlemen
- Kanada merilis data Wholesale Sales
- AS merilis data Existing Home Sales
- Pidato ketua the Fed Janet Yellen

Rabu 22 November
- Pemerintah Inggris mengumumkan annual budget
- AS merilis data Durable Goods Order, Jobless Claims dan Consumer Sentiment

Kamis 23 November
- Publikasi notulen FOMC (pukul 02:00 WIB dini hari)
- New Zealand merilis data Retail Sales
- Zona Euro merilis data PMI Manufacturing dan Services
- Inggris melaporkan data GDP kwartal ketiga (estimasi kedua)
- Pasar finansial AS libur Thanksgiving
- Kanada melaporkan data Retail Sales
- Pidato pimpinan Swiss National Bank (SNB), Thomas Jordan

Jumat 24 November
- New Zealand merilis data Trade Balance
- Ifo Institute melaporkan Business Climate Jerman

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-november-20--24-884084
comments powered by Disqus
Advertisement

Advertisement

Berita Forex Terbaru

USD/TRY Diperkirakan Akan Konsolidasi Di Bawah 7,1310 - Commerzbank
(6 menit yang lalu)

Analisis Teknis EUR/USD: Pemulihan Jangka Pendek di Sekitar 1,1450. Target Berikutnya Di 1,508
(16 menit yang lalu)

Bursa Asia Menguat, IHSG Rebound
(18 menit yang lalu)

AS: Aksi Sebelum Jackson - TDS
(31 menit yang lalu)

EUR: Dipandu Oleh Turki, Italia, China, Jackson Hole Dan Pasar Musim Panas - ING
(36 menit yang lalu)

GBP/USD Melonjak Ke Puncak Baru Sesi, Melampaui Pertengahan 1,2700
(41 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com