Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 13 - 17 November 2017

Ditulis oleh Satrio pada 12 November 2017 23:44


Forexindo - Dolar AS melemah ke level terendah 1 pekan terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya pada hari Jumat 10 November di tengah bertumbuhnya keraguan apakah kaum Republikan (orang-orang dari Partai Republik AS) dapat mendorong program reformasi pajak di tahun ini.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya ditutup melemah 0.13% di level 94.30 hingga menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan. Di sepanjang pekan (6-10 November) Indeks Dolar tercatat turun 0.61%. Ini adalah penurunan setelah kenaikan dalam 3 pekan berturut-turut.

Keraguan investor terhadap program reformasi pajak muncul setelah anggota Senat AS dari Partai Republik mengumumkan proposal pajak yang berbeda dengan RUU yang diajukan mitra mereka di parlemen dalam beberapa aspek.

Perbedaan tersebut termasuk pada bagaimana perlakuan tarif pajak perusahaan, pemotongan pajak untuk pajak negara bagian dan regional, serta pajak pertanahan.

Seperti halnya pihak parlemen, Senat AS mengajukan proposal pemangkasan tarif pajak perusahaan menjadi 20% dari 35%. Akan tetapi, mereka menginginkan realisasi rencana tersebut dimulai tahun 2019.

Investor berharap agar program reformasi pajak yang diusung oleh Presiden Trump tersebut dapat segera disahkan sebagai undang-undang, agar dapat ikut menstimulus atau memicu pertumbuhan inflasi sehingga Federal Reserve tetap menjalankan rencananya untuk menaikkan suku bunga secara gradual.

Sementara itu, Euro tercatat naik 0.21% ke kisaran 1.1667 terhadap Dolar dan mengakhiri perdagangan di akhir pekan dengan kenaikan 0.45%.

Sterling bergerak naik lebih tinggi terhadap Dolar, naik 0.35% di kisaran 1.3191, setelah mendapat dukungan dari datai Manufacturing Production dan Goods Trade Balance Inggris yang menunjukkan angka melebihi perkiraan. GBP juga mendapat dukungan dari berkurangnya kekhawatiran investor terhadap progres negosiasi Brexit.

Untuk pekan berikutnya, investor akan memfokuskan perhatian pada Central Bank Communication Conference dimana ECB bertindak sebagai tuan rumah, dengan diskusi panel yang akan dihadiri antara lain oleh beberapa pimpinan bank sentral terkemuka dari Eropa, AS, Inggris dan Jepang.

Selain itu, GDP Jepang dan Zona Euro, CPI dan Jobs Data Inggris serta CPI AS juga akan menjadi perhatian investor.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data-data/peristiwa fundamental yang diperkirakan dapat mempengaruhi sentimen market:

Senin 13 November
- Pidato Presiden Fed Philadelphia di Tokyo
- Pidato Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda

Selasa 14 November
- Australia merilis data Business Confidence
- China melaporkan Industrial Production, Fixed Asset Investment dan Retail Sales
- Jerman merilis data GDP kwartal ketiga
- ZEW Institute melaporkan Economic Sentiment Jerman
- Janet Yellen (Fed), Mario Draghi (ECB), Mark Carney (BoE) dijadwalkan memberikan pidato pada acara yang diselenggarakan oleh ECB di Frankfurt
- Inggris melaporkan data inflasi (CPI)
- Zona Euro merilis data GDP kwartal ketiga
- AS merilis data PPI

Rabu 15 November
- Jepang merilis data GDP kwartal ketiga
- Pidato Presiden Fed Chicago di London
- Inggris mempublikasi Employment Report
- AS merilis data inflasi (CPI), Retail Sales dan Empire State Manufacturing Index

Kamis 16 November
- Australia mempublikasi Jobs Report
- Inggris merilis data Retail Sales
- Zona Euro merilis data CPI
- Kanada melaporkan data Manufacturing Sales dan Foreign Securities Purchases
- AS merilis data Jobless Claims, Industrial Production, Import Prices dan Phily Fed Manufacturing Index
- Pidato Gubernur BoE Mark Carney

Jumat 17 November
- Pidato Presiden ECB Mario Draghi di Frankfurt
- Kanada melaporkan data inflasi
- AS merilis data Building Permits dan Housing Starts

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-november-13--17-845141
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2017 Forexindo.com