Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 6 - 10 November 2017

Ditulis oleh Satrio pada 05 November 2017 22:46


Forexindo - Dolar sempat melemah setelah rilis data NFP (Jumat 3 November) yang memposting angka di bawah perkiraan, tapi kemudian berbalik menguat setelah laporan ISM dan data Factory Orders yang melebihi ekspektasi.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya menguat 0.22% di level 94.83 di akhir pekan, setelah sebelumnya sempat merosot ke level 94.11 pasca data NFP.

Institute for Supply Management melaporkan pada hari Jumat 3 November bahwa PMI (Purchasing Manager's Index) non-manufaktur AS telah berekspansi dengan indeks angka 60.1 di bulan Oktober. Ini adalah indeks angka yang tertinggi sejak 2005.

Laporan yang terpisah menyebutkan bahwa Factory Orders AS membukukan peningkatan 1.4%, melebihi perkiraan untuk kenaikan 1.3%.

Jobs Data AS menunjukkan hasil yang beragam di awal perdagangan sesi New York (Jumat 3 November) dimana data NFP untuk periode bulan oktober mencatatkan penambahan pekerjaan sebanyak 261K, lebih rendah dari ekspektasi untuk penambahan sebanyak 312K, tapi lebih tinggi dari periode bulan sebelumnya menunjukkan angka 18K.

Average Hourly Earnings AS atau pendapatan rata-rata per jam mengalami stagnan nol persen, meleset dari perkiraan untuk kenaikan 0.2%. Data ini bulan sebelumnya naik 0.5%.

Unemployment Rate atau tingkat pengangguran di AS membukukan penurunan dengan angka 4.1%, lebih rendah dari perkiraan 4.2%. Angka pengangguran ini adalah rekor yang terendah di sepanjang tahun 2017.

Banyak investor yang percaya bahwa distorsi pada Jobs Data AS, terutama NFP, adalah karena dampak dari badai yang beberapa bulan lalu menerjang wilayah AS.

Investor juga memfokuskan perhatian terhadap perombakan/reformasi pajak AS yang ditetapkan oleh anggota parlemen dari Partai Republik pada Kamis (2 November) yang lalu.

Banyak analis dan investor yang meyakini bahwa reformasi pajak AS dapat memicu pertumbuhan ekonomi, yang akan memberikan alasan bagi the Fed untuk tetap menjalankan rencananya menaikkan suku bunga secara bertahap hingga tahun depan.

Euro diperdagangkan lebih rendah terhadap Dolar di akhir pekan, dengan EUR/USD yang mengalami penurunan 0.45% di level 1.1605.

Sementara itu, Sterling melanjutkan recovery terhadap Dolar, dimana GBP/USD naik 0.13% di level 1.3076, sehari sesudah pair ini memposting penurunan yang terburuk sejak voting Brexit Juni 2016, setelah BOE menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir pekan lalu, tapi juga memberikan statement yang bernada dovish terkait prospek kemungkinan kenaikan berikutnya akibat dampak Brexit yang memperlambat pertumbuhan ekonomi Inggris.

Pekan berikutnya, investor masih akan memonitor perkembangan kelanjutan program reformasi pajak AS. Selain itu, data neraca perdagangan dan inflasi China akan menjadi perhatian market, termasuk pengumuman kebijakan moneter bank sentral Australia dan Selandia Baru.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data-data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen market:

Senin 6 November
- Selandia Baru mempublikasi data Inflation Expectations
- Pidato Gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda
- Kanada merilis data Ivey PMI
- Pidato Fed New York, William Dudley

Selasa 7 November
- Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan suku bunga dan kebijakan moneter
- Inggris merilis data Halifax HPI
- Pidato Presiden ECB Mario Draghi

Rabu 8 November
- Pidato Gubernur Bank of Canada (dini hari pukul 00:55 WIB)
- Pidato ketua the Fed Janet Yellen (dini hari pukul 02:30 WIB)
- China merilis data Trade Balance
- Kanada merilis data Building Permits

Kamis 9 November
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan suku bunga dan kebijakan moneter
- China merilis data CPI dan PPI
- Kanada melaporkan data New House Price Inflation
- AS merilis data Jobless Claims
- Pidato ketua dewan gubernur Swiss National Bank (SNB), Thomas Jordan

Jumat 10 November
- RBA mempublikasi statement kebijakan moneter
- Inggris merilis data Manufacturing Production dan Goods Trade Balance
- AS melaporkan data Consumer Sentiment
- Bank AS libur

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-november-6--10-764035
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2017 Forexindo.com