Advertisement

Outlook Mingguan & Data Fundamental 23 - 27 Oktober 2017

Ditulis oleh Satrio pada 23 October 2017 00:32


Forexindo - Dolar menguat terhadap beberapa mata uang utama rival-rivalnya pada hari Jumat 20/10, menyusul bertumbuhnya ekspektasi terhadap reformasi pajak AS setelah Senat menyetujui anggaran yang akan memungkinkan Parta Republik mengejar pemotongan pajak tanpa dukungan Demokrat.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya menguat tajam 0.61% di level 93.57 hingga menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan. Ini adalah kenaikan yang terbanyak sejak tanggal 2 Oktober.

Di sepanjang pekan (16 - 20 Oktober), Indeks Dolar membukukan kenaikan 0.69%.

Rencana reformasi pajak Presiden Donald Trump telah mengatasi hambatan penting pada hari Kamis 19/10, setelah anggota Partai Republik Senat mengadopsi anggaran untuk tahun fiskal berikutnya dan memasukkan sebuah prosedur yang diusulkan oleh Partai Republik untuk menulis ulang kode pajak tanpa dukungan dari Partai Demokrat.

Investor memperkirakan dorongan fiskal yang berpotensi memicu pertumbuhan inflasi tersebut (belakangan dikenal sebagai Trumpflasi) akan dapat menambah tekanan kepada Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

Namun Partai Republik belum menerbitkan undang-undang reformasi pajak di tengah perpecahan mengenai apa yang harus dilakukan dan para analis memperingatkan bahwa Gedung Putih masih akan menghadapi perlawanan panjang agar dapat meloloskan agendanya.

USD/CAD tercatat melompat naik lebih dari 1% di akhir pekan, setelah lemahnya data inflasi dan retail sales Kanada. USD/JPY naik 0.88%, demikian juga USD/CHF naik 0.81%.

EUR/USD ditutup melemah 0.57% di level 1.1784. Sementara GBP/USD malah naik 0.21%, dimana Sterling mendapat dukungan setelah adanya berita terkait negosiasi Brexit yang menyebutkan bahwa PM Inggris Theresa May melakukan pertemuan dengan para pemimpin Uni Eropa di Brussels.

Pekan berikutnya, notulen meeting ECB akan menjadi perhatian investor untuk mencari petunjuk terbaru terkait dengan program stimulus.

GDP kwartal ketiga AS juga akan menjadi fokus penting untuk mengukur outlook pertumbuhan ekonomi setelah AS dilanda bencana badai pada bulan yang lalu.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data-data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen market:

Senin 23 Oktober
- Kanada merilis data Wholesale Sales

Selasa 24 Oktober
- Zona Euro merilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa

Rabu 25 Oktober
- Australia melaporkan data inflasi
- Ifo Institute melaporkan Business Climate Jerman
- Inggris mempublikasi data GDP kwartal ketiga (estimasi)
- AS merilis data Durable Goods Orders dan New Home Sales
- Bank of Canada (BOC) mengumumkan tingkat suku bunga disusul dengan press conference

Kamis 26 Oktober
- New Zealand merilis data Trade Balance
- ECB merilis hasil meeting kebijakan moneter dan mengumumkan suku bunga, disusul dengan press conference oleh Mario Draghi
- AS melaporkan data Jobless Claims dan Pending Home Sales

Jumat 27 Oktober
- Jepang merilis angka inflasi terbarunya
- AS melaporkan data GDP kwartal ketiga dan Consumer Sentiment

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-october-23--27-545362
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com