Advertisement

Outlook Mingguan & Data Fundamental 20 - 24 Maret 2017

Ditulis oleh Satrio pada 19 March 2017 21:01


Forexindo - Berada dalam tekanan setelah Federal Reserve menaikan suku bunga sesuai dengan perkiraan investor, Dolar jatuh mencetak level terendah 5 pekan terhadap beberapa major currencies rival-rivalnya pekan lalu.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap 6 mata uang utama lainnya berada di kisaran 100.11 menjelang penutupan perdagangan di akhir pekan (Jumat 17/03) setelah turun menyentuh 99.97, level terendah sejak 7 Februari yang lalu.

Di sepanjang pekan (13/03-17/03) Indeks Dolar terdepresiasi atau turun 1.13%.

The Fed menaikkan suku bunga acuannya sebanyak 25 basis poin ke kisaran 0.75%-1%. Tapi bank sentral AS tidak memberikan indikasi terkait laju percepatan pengetatan moneter dengan menyatakan hanya akan melakukan kenaikan lebih lanjut secara bertahap.

Dolar melemah terhadap mata uang Yen dan anjlok 0.55% hingga menjelang penutupan akhir pekan. Di sepanjang pekan USD/JPY terpantau mengalami penurunan sekitar 1.7%.

Sementara itu Euro mengambil keuntungan dari berkurangnya kekhawatiran investor atas ketidakpastian politik di Eropa dan melemahnya dukungan sentimen market terhadap Dolar. Di sepanjang pekan Euro masih mencatat kenaikan sekitar 0.60% meskipun terkoreksi di akhir pekan dengan penurunan 0.27% terhadap Dolar.

Pekan berikutnya investor akan memperhatikan pidato pimpinan the Fed, Janet Yellen, untuk mencari indikasi terbaru terkait dengan jadwal kenaikan suku bunga berikutnya.

Market juga akan memperhatikan data inflasi Inggris dan data berbasis survei terhadap aktivitas bisnis di Zona Euro, di tengah isu hard Brexit yang dihadapi oleh Inggris.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi dari data/event fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen market:

Senin 20 Maret
- Market Jepang libur
- Kanada merilis data Wholesale Sales
- Presiden Fed Chicago, Charles Evans, berpidato tentang outlook ekonomi dan kebijakan moneter di New York

Selasa 21 Maret
- Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan notulen meeting kebijakan moneter
- Inggris merilis data inflasi (CPI)
- Kanada melaporkan data Retail Sales
- Sejumlah pejabat the Fed berpidato, antara lain Presiden Fed New York (William Dudley), Presiden Fed Kansas (Esther George) dan Preside Fed Cleveland (Loretta Mester)

Rabu 22 Maret
- AS merilis data Existing Home Sales

Kamis 23 Maret
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan kebijakan moneter
- Inggris merilis data Retail Sales
- AS melaporkan Jobless Claims dan New Home Sales
- Pimpinan the Fed, Janet Yellen, berpidato di Washington DC
- Presiden Fed Minnepolis (Neel Kashkari) dan Presiden Fed Dallas (Rob Kaplan) berpidato

Jumat 24 Maret
- New Zealand melaporkan data Trade Balance
- Zona Euro merilis data berbasis survei antara lain Flash Manufacturing PMI & Flash Services PMI
- Kanada merilis data inflasi (CPI)
- AS melaporkan data Durable Goods Orders

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex---weekly-outlook:-march-20---24-467247
comments powered by Disqus
Advertisement

Advertisement

Berita Forex Terbaru

Kurs Dollar Hari Ini 28 April 2017
(28-04-2017)

Outlook Teknikal USD/JPY 27 April - ActionForex
(27-04-2017)

Data AS Mengecewakan, Dolar Malah Bertahan Lebih Tinggi
(27-04-2017)

Euro Tergelincir Pasca Pernyataan Konferensi Pers ECB
(27-04-2017)

Strategi Teknikal XAU/USD 27 April - iForex
(27-04-2017)

Kurs Asia Tertekan, Rupiah Ikut Melemah Terhadap Dolar
(27-04-2017)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2017 Forexindo.com