Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 29 Juli - 2 Agustus 2019

Ditulis oleh Satrio pada 29 July 2019 01:53


Forexindo - Greenback mendominasi perdagangan terhadap sejumlah mata uang rival-rivalnya pekan lalu, dengan mengambil keuntungungan dari melemahnya Euro menyusul serangkaian data PMI sektor manufaktur yang mengecewakan, dan lengsernya Poundsterling akibat terbebani ketidakpastian Brexit menyusul terpilihnya Boris Johnson sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru.

Di sepanjang pekan, Indeks Dolar yang mewakili kekuatan Greenback versus beberapa mata uang utama lainnya, berhasil membukukan kenaikan 0.86 persen ke posisi 97.91, setelah ditutup menguat 0.12 persen pada perdagangan Jumat (26/7) setelah rilis data GDP kuartal kedua AS yang mencatatkan pertumbuhan melebihi perkiraan.

Sementar itu, EUR/USD berakhir melemah 0.18 persen ke posisi 1.1127 pada perdagangan Jumat, setelah sempat merosot ke level terendah terbaru dalam 2 bulan terakhir, menyusul keputusan ECB pada Kamis (25/7) untuk tetap menjaga tingkat suku bunga namun memberikan sinyal kemungkinan melakukan pelonggaran moneter di bulan September mendatang.

Dalam konferensi pers pasca keputusan itu, Presiden ECB Mario Draghi mengakui bahwa outlook pertumbuhan ekonomi memburuk belakangan ini, terutama di sektor manufaktur. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada diskusi mengenai pemangkasan suku bunga dalam rapat moneter ECB hari ini. Ia pun menambahkan bahwa pihaknya masih ingin melihat proyeksi atau perkembangan terbaru berikutnya, sebelum mengambil langkah nyata.

EUR/USD sempat rebound setelah pernyataan dovish Draghi tersebut yang dinilai pasar ternyata tidak seburuk dari apa yang diperkirakan sebelumnya. Namun kemudian Euro mundur lagi mendekati support 1.1100 hingga menjelang penutupan di akhir pekan.

Di sisi yang lain, pelemahan Poundsterling tampaknya lebih buruk ketimbangan Euro. Sterling terjungkal 0.59 persen terhadap Dolar AS pada perdagangan Jumat. Di sepanjang pekan, GBP/USD tercatat merosot 1.02 persen ke posisi 1.2383, terjungkal dari harga tertinggi 1.2523 yang tersentuh pada hari Senin (22/7).

Melemahnya Poundsterling terutama disebabkan oleh ketidakpastian Brexit setelah Boris Johnson terpilih sebagai Perdana Menteri Inggris untuk menggantikan Theresa May yang mundur 1 Juni lalu. Terpilihnya Johnson kembali mendongkrak probabilitas "No-deal Brexit" yang selama ini menghantui pasar. Kekhawatiran itu semakin mencuat setelah pada Jumat (26/7) Johnson mengumumkan susunan kabinetnya yang dinilai pasar lebih memihak pada Brexit tanpa kesepakatan.

Untuk pekan berikutnya, pengumuman keputusan kebijakan Federal Reserve dan Bank of England (BoE) akan menjadi fokus pasar di akhir bulan ini, termasuk data NFP yang akan dirilis pada hari berikutnya. The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebanyak 25 basis poin, sementara BoE diperkirakan akan tetap menjaga tingkat suku bunga.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental 29 Juli - 2 Agustus 2019, yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 29 Juli
- Jepang merilis data Retail Sales y/y
- Inggris mempublikasi data Net Lending to Individuals m/m

Selasa 30 Juli
- Bank of Japan (BOJ) mengumumkan kebijakan moneter, disusul konferensi pers
- Jerman merilis data inflasi (CPI)
- AS melaporkan Core PCE Price Index, Personal Spending, Personal Income, dan Consumer Confidence

Rabu 31 Juli
- China merilis data PMI manufaktur
- New Zealand melaporkan data Business Confidence
- Australia merilis data inflasi (CPI)
- Zona Euro mempublikasi data inflasi (CPI)
- AS merilis data ADP Non-Farm Employment Change
- Kanada melaporkan data GDP

Kamis 1 Agustus
- FOMC Statement dan konferensi pers, dini hari pukul 01:00 WIB
- China melaporkan data Caixin Manufacturing PMI
- BoE mengumumkan kebijakan moneter, disusul pidato Gubernur BoE Mark Carney
- AS merilis data ISM Manufacturing PMI

Jumat 2 Agustus
- Australia melaporkan data Retail Sales
- Kanada merilis data Trade Balance
- AS merilis data Average Hourly Earnings, NFP dan Unemployment Rate

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-jul-29--aug-2-1936933
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com